Syarat dan Ketentuan

Syarat dan ketentuan ini dibuat dengan tujuan agar Customer dapat memahami kendala dan risiko force majeure yang mungkin terjadi pada proses produksi yang diluar kontrol tim produksi Finest Garment. Syarat dan ketentuan ini akan diperbaharui secara berkala, oleh karena itu pastikan anda telah mendapatkan syarat dan ketentuan yang terbaru sebelum melakukan order dengan menanyakan hal tersebut kepada Customer Service Finest Garment. Melakukan pemesanan di Finest Garment berarti menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku dibawah ini.

Umum

  1. Pihak Customer Finest Garment mendapatkan garansi servis atau perbaikan pakaian apabila:
    1. Terdapat lubang pada pakaian
    2. Jahitan atau kancing lepas
    3. Ukuran pakaian tidak sesuai dengan size chart
  2. Garansi berlaku selama 3 hari terhitung sejak baju diambil
  3. Apabila kain yg dipilih tidak bisa diecer, dan terdapat kelebihan kain. Maka biaya kelebihan kain ditanggung oleh customer.
  4. Detail pada order yang tidak tercantum pada form approval, yang disampaikan melalui lisan/ chat maka tidak mendapat jaminan akan diproses dan tidak dapat dikomplain. Oleh karena itu pastikan detail pada baju orderan anda sudah tercantum pada form approval.
  5. Perhitungan jumlah ukuran yang diproduksi dengan yang dipesan oleh customer dapat dilakukan pada saat pengambilan barang, apabila terdapat ketidaksesuaian maka kami bersedia mengganti / menambah sesuai dengan ukuran yang dipesan.
  6. Kami tidak dapat menerima komplain perihal jumlah ukuran yang tidak sesuai apabila barang sudah keluar dari kantor Finest Garment (kecuali untuk orderan luar kota), oleh karena itu lebih baik jumlah ukuran dihitung terlebih dahulu sebelum diambil oleh Customer.
  7. Kami tidak dapat menerima komplain perihal ukuran yang kebesaran atau kekecilan karena kami selalu memproduksi sesuai dengan size chart kami dan terdapat toleransi ukuran +/- 1,5 cm pada ukuran panjang / lebar pakaian. Kecuali ukuran melebihi batas toleransi baru kami dapat menggantinya. Oleh karena itu harap mengukur dulu panjang dan lebar badan agar mendapat ukuran yang sesuai.
  8. Uang muka yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali atau membatalkan order kecuali terdapat kesepakatan sebelumnya antara pihak Finest Garment dengan Customer.
  9. Waktu produksi terhitung sejak Form Approval produksi disetujui, form approval diberikan oleh tim Finest Garment maksimal H+2 (hari kerja) sejak uang muka dibayarkan, list ukuran + desain fix diberikan dan warna kain telah dipilih.
  10. Finest Garment tidak dapat menerima apabila terdapat perubahan spesifikasi order (warna, detail pakaian, jumlah ukuran) apabila Form Approval telah disetujui oleh customer. Kecuali terdapat ijin khusus dari Finest Garment.
  11. Finest Garment berhak untuk menunda proses produksi orderan Customer apabila kami tidak dapat melakukan validasi pembayaran Customer (Transfer pembayaran belum diterima pada rekening Finest Garment).

Bahan dan Warna

  1. Untuk warna kain pada desain Customer akan dicarikan warna yang paling mirip dengan yang ada di pasaran, tetapi tidak bisa 100% mirip karena pilihan warna yang ada di pasar kain tidak sebanyak warna yang ada di desain komputer. Kain bisa jadi lebih gelap atau terang bergantung pada stok kain yang tersedia di pasaran.
  2. Finest Garment tidak dapat menerima komplain apabila terdapat perbedaan warna antara warna kain badan dengan warna kerah, rib (karet), resleting, kancing dan tali karena terbuat dari bahan yang berbeda. Sehingga mengalami proses pewarnaan pabrik yang jelas berbeda.
  3. Terdapat perbedaan warna antara yang ada di katalog kain dengan stok kain yang sedang tersedia di pasar karena perbedaan lot produksi akibat kombinasi celupan warna yang berbeda.
  4. Finest Garment tidak dapat menerima komplain terhadap perbedaan warna bahan kain pada satu baju dengan baju yang lainnya pada satu orderan, karena memang terdapat kemungkinan kain baju menggunakan kain dengan lot produksi pabrik kain yang berbeda sehingga menghasilkan warna yang sedikit (relatif) berbeda.
  5. Finest Garment tidak dapat menerima komplain perihal ketebalan atau kehalusan kain yang diterima, karena risiko fluktuasi kualitas bahan dari supplier kain tetap ada walaupun tidak terlalu signifikan, Namun selama ini belum pernah ada komplain perihal kualitas kain yang diterima customer Finest Garment.
  6. Finest Garment tidak dapat menerima komplain apabila kain terlihat nerawang/ transparan untuk warna terang terutama kain lacoste TC, Hyget, TC, Semikatun, Carded 32, Combed 40s, Combed 30s, Lacoste CVC 24s karena memang telah menjadi sifat dari kain itu sendiri.
  7. Finest Garment tidak dapat menerima komplain terhadap warna kain yang luntur terutama untuk baju dengan kombinasi warna gelap dan terang karena hal tersebut diluar kontrol kami karena lingkup bisnis Finest Garment adalah jahit, bordir dan sablon, bukan pada produksi kain. Namun sebenarnya kondisi kain luntur jarang terjadi.

Bordir dan Sablon

  1. Untuk warna bordir dan warna sablon akan diusahakan semirip mungkin dengan desain Customer tetapi tidak bisa 100% mirip karena campuran warna tinta sablon dilakukan dengan proses manual, dan ketersediaan pilihan warna benang bordir terbatas tidak sebanyak warna komputer.
  2. Untuk order sablon gradasi kemungkinan besar hasil produksi terdapat perbedaan warna karena kesulitan dari proses gradasi itu sendiri, dan juga untuk sablon gradasi akan terdapat bintik-bintik hasil proses gradasi itu sendiri.
  3. Proses bordir tidak bisa diaplikasikan pada gambar dengan warna gradasi. Warna gradasi akan disederhanakan menjadi beberapa warna atau satu warna tergantung luas area warna gradasi.
  4. Untuk desain sablon yang cukup rumit/ detail namun format file desainnya bukan berupa vector (Corel Draw/ Illustrator) maka hasil sablon akan terdapat perbedaan dengan desain customer karena Tim Finest Garment harus menggambar ulang desain sablon tersebut melalui Corel Draw/ Illustrator.
  5. Finest Garment tidak dapat menerima komplain terhadap masalah ukuran sablon atau bordir apabila pihak Customer tidak memberikan rincian detail ukuran sablon/ bordir yang diinginkan
  6. Desain Bordir yang berbentuk logo rumit memiliki detail yang kecil dengan ukuran bordir yang relatif kecil tidak dapat menghasilkan gambar bordir logo yang detail dikarenakan benang memiliki lebar minimum.
  7. Untuk desain bordir dan sablon yang memiliki teks tetapi Customer tidak mengetahui jenis font pada desain tersebut, maka tim Finest Garment akan mencarikan jenis font yang paling mirip dengan desain tersebut namun akan terdapat kemungkinan jenis font yang kami pilih tidak sama persis dengan desain Customer.

Pengiriman

Pengiriman Dalam Kota (Surabaya)

  1. Finest Garment dapat mengirimkan barang kepada Customer Surabaya via Transportasi Online jika dan hanya jika apabila sisa pembayaran telah dibayarkan.
  2. Apabila customer berkehendak untuk melakukan pelunasan secara tunai, maka pengiriman harus dilakukan via kurir Finest Garment dengan syarat nominal pelunasan maksimal 3 juta. Apabila nilai nominal diatas 3 juta, maka pelunasan harus melalui transfer rekening bank.
  3. Pengiriman melalui kurir Finest Garment hanya dapat dilakukan diluar jam kerja dan maksimal H+2 bergantung pada padatnya jadwal kurir. Terkecuali untuk order tertentu yang terdapat deadline yang sudah disepakati diawal.

Pengiriman Luar Kota

  1. Finest Garment dapat mengirimkan barang kepada Customer luar kota jika dan hanya jika apabila sisa pembayaran telah dibayarkan.
  2. Jika terdapat kerusakan barang atau keterlambatan pengiriman yang disebabkan oleh Perusahaan Ekspedisi, maka Finest Garment tidak dapat bertanggung jawab dan hal tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak Perusahaan Ekspedisi.
  3. Syarat dan ketentuan ini akan diperbarui secara berkala oleh tim Finest Garment. Syarat ketentuan yang berlaku untuk Customer adalah syarat dan ketentuan yang dikirim kepada Customer saat sebelum proses produksi dimulai.

Segala hal yang belum dan/atau tidak diatur dalam syarat dan ketentuan diatas maka akan dimusyawarahkan lebih lanjut dengan pihak Customer dengan kekeluargaan. Apabila jalan musyawarah kekeluargaan dianggap tidak berhasil untuk mendapatkan penyelesaian yang melegakan kedua belah pihak, maka kedua belah pihak bersepakat untuk menempuh upaya jalur hukum.